WARTABUMIGORA. Lombok Barat - Pandemi Corona bukan hanya membahayakan bagi kesehatan yang berujung maut, tapi juga menghantam perekonomian masyarakat, khususnya ekonomi menengah ke bawah.
Karena itu anggota DPRD NTB Dapil Lombok Barat Lombok Utara tersebut melakukan sosialisasi tentang Peraturan Daerah No.7 Tahun 2020 tentang Penularan Penyakit Menular, serta antisipasi pencegahan penularan covid 19, yang dilaksanakan di kediamannya Desa Sekotong Kecamatan Sekotong Lombok Barat NTB dari jumat 27-30 November 2020.
Sosialisasi tersebut di hadiri oleh masyarakat serta pemuda se-wilayah Kecamatan Sekotong, dengan sistem menerapkan sosial distancing, tampak semuanya dengan baik duduk menjaga jarak antar satu sama lainnya.
"Kami turut prihatin, karena selain berbahaya covid 19 ini berdampak pada masyarakat menengah ke bawah yang berpenghasilan harian, seperti Pedagang, Nelayan, Petani Tukang Ojek dan lainnya," ujar Lalu Ahmad Ismail anggota DPRD NTB.
Mamiq Bajang, sapaan akrabnya mengatakan pihaknya mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker di saat melakukan aktivitas di luar rumah. Pentingnya mencuci tangan sehabis bepergian atau beraktivitas dan menjauhkan diri dari kerumunan yang bisa menjadi pemicu penularan Covid-19.
Melalui sosialisasi sebutnya, diharapkan masyarakat memiliki kesadaran menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
" Terlebih sekarang dengan diterapkan Peraturan Daerah NTB No.7 Tahun 2020 tentang Penularan Penyakit Menular," Kata Lalu Ismail Politisi Golkar tersebut.
Tidak hanya itu Pemerintah Nusa Tenggara Barat NTB saat ini tengah melakukan aktivitas produktif seperti biasa tetapi dengan protokol kesehatan.
Kepada masyarakat, ia mengimbau untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan yang diberlakukan, demi keselamatan bersama.
"Saya minta masyarakat jangan alergi mendengar Covid-19, karena ini untuk keselamatan kita semua. Peran serta dan kedisiplinan masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Daerah," kata pria muda yang akrab disapa Mamiq Bajang tersebut.(ll).
0 Komentar