WARTABUMIGORA.ID| LOMBOK TENGAH- Pawai keliling kabupaten merupakan salah satu tradisi yang sering dilakukan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri di praya, Senin, (31/3/2025).
Pawai ini diiringi dengan lomba takbiran dari berbagai kecamatan yang ada di lombok tengah dan merupakan bagian dari perayaan yang meriah. Tradisi ini menjadi momen untuk bersatu, merayakan kemenangan setelah berpuasa selama sebulan penuh, serta saling bermaaf-maafan dan bersilaturahmi antara keluarga, kerabat, dan teman.
Pawai keliling di malam Idul Fitri diadakan di kota praya dengan berjalan kaki atau menggunakan kendaraan, diiringi dengan gema takbir dan musik lampion yang gemerlap bernuansa islami.
Acara ini menjadi wujud kebahagiaan masyarakat lombok tengah dan umat Islam di seluruh dunia dalam merayakan Idul Fitri. Selain itu, pawai keliling juga menjadi sarana untuk memeriahkan suasana dan menyatukan masyarakat dalam momen yang penuh kegembiraan.
Acara ini turut di hadiri oleh para pejabat lurah dan tokoh agama dan masyarakat yang ikut menyaksikan sekaligus menjadikan pemerhati dari lomba pawai takbiran tersebut, pawai keliling tingkat kabupaten dan desa juga diiringi dengan tradisi lain, seperti pawai obor, festival lampu colok, dan penggunaan alat bedug tradisional.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti pawai keliling ini terlihat dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, yang ikut serta meramaikan acara tersebut.
Dengan adanya pawai keliling, diharapkan dapat tercipta suasana kebersamaan, kegembiraan, dan keharmonisan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Tradisi ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ikatan sosial dan keagamaan di masyarakat.
0 Komentar